Puisi Rindu
Rindu ?
Sejak kapan kita
tidak percaya lagi pada rindu ?
Sejak mentari dan
bulan berhenti mengalah ?
Atau sejak hujan
melupakan pelanginya ?
Atau mungkin juga
Saat langit
berhenti berkata jujur pada semesta
Sampai angin
enggan berpuisi
awan-awan saling mengurung diri
dan kita ?
hanya perlu memilih untuk menyerah
pada ego...
pada rindu...
Ya memang ini
salah ? salah singgah lebih tepatnya
Karna ketika
ekspektasi sudah menjadi angan
Hanya kecewa lah
yang sering menjadi teman
Sudah tau memang
Tapi hati dan
pikiran tetap saja tidak sejalan
Salahnya kembali
diriku malah menderita
Setidaknya kita
berawal dari bahagia
Walau menciptakan
seni luka yang mendalam
dan rindu yang datang di setiap penghujung malam
Dan pergi
meninggalkan luka yang tertanam
Nyatanya
kita hanya saling menatap,
Bukan untuk
menetap..
Comments
Post a Comment